SERANG|Aksi Damai Masyarakat Banten Bersatu Yang Di Gelar Depan PT Nikomas Gemilang, Lebih Tepatnya Jl. Raya Serang - Jkt No.KM, RW.71, Tambak, Kec. Kibin, Kabupaten Serang, Banten.Kamis 18-Juli-2024,.
Ratusan Massa aksi dari MBB lebih dominan perempuan muda serta Emak-emak lanjut usia.
Romeo menyampaikan dengan TEGAS, agar supaya ada Proses Peremajaan atau Restrukturisasi atau Perombakan Di Jajaran Management HRD PT.Nikomas Gemilang, dengan Pertimbangan Banyaknya Dugaan Temuan dan Pengaduan Masyarakat terkait dugaan carut marutnya proses perekrutan karyawan di PT.Nikomas Gemilang, yang kami duga berdasarkan banyaknya pengaduan dari masyarakat, adanya dugaan terjadinya tradisi praktik percaloan dan adanya pembiaran bahkan adanya dugaan keterlibatan Jajaran Diduga oleh HRD Pusat PT.Nikomas Gemilang.
"kami sampaikan nama-nama dibawah ini yang perlu dan patut dipertimbangkan kembali untuk segera diberhentikan dari posisi dan jabatannya baik di Jajaran HRD Pusat maupun personalia per divisi-divisi di Nikomas, adapun nama-nama kami sampaikan INISIAL dan jabatannya saja,." Ujar Romeo
1. D (HRD Pusat)
2. S (Adidas)
3. DN (HR)
4. AF (Adidas)
5. ISH (ASIC/PCMS)
6. Mr. P (ASIC/Kayuen)
7. AR (Evertek)
8. MS (WaKor)
9. MU (Angg)
10. J (Angg)
11. DD (DN.TN)
12. AQ (Wa.DN.TN)
13. SM ( DN.TN)
14. RS (DN.TN)
15. E (Angg)
16. R (HR)
17. AN (MNTR)
18. WH (PCMS)
19. I (PCMS)
Lanjut,, Romeo "Meminta Pihak Kepolisian Ungkap Nama-nama Tersebut terindikasi terlibat dalam proses perekrutan karyawan dengan fee
Terpantau dengan tim media Aksi Berawal Berjalan Damai dan Aman namun setelah 1 jam terlaksana aksi menjadi mencekam dan rusuh, kerusuhan tersebut diawali dengan masyarakat setempat hingga melakukan perusakan dengan memecahkan kaca kendaraan massa Aksi.
Sebelum Terjadi Kerusuhan,ada 2 orang calon pelamar di nikomas yang Mengaku-ngaku korban penipuan dari sodara Romeo.
Ditempat yang terpisah Danang selaku Humas PT Nikomas Gemilang, Mengatakan Bahwa Kami Pihak dari perusahaan menerima apa yang menjadi aspirasi tersebut. akan tetapi kalau dengan aksinya MBB kami sudah capek sampai jilid 1,2 dan 3 dari awal Aksinya tidak jelas atau "BIAS"." Ungkap Danang
"Kami sih pengennya tidak ada lagi hal-hal seperti ini,karena sangat merugikan perusahaan"
Danang membenarkan bahwa dalam aksi tersebut sempat terjadi gesekan atau ricuh tetapi tidak lama.,"Kata Danang
Disambung Dengan Korban Percaloan yang enggan disebut namanya. "mengaku bahwa dirinya sudah memberikan uang 10 juta, saya dan teman saya memberikan uang itu untuk DP supaya saya bisa dipekerjakan di PT Nikomas Gemilang" Kata Korban Percaloan



Social Footer